Engkau inging mengetahui..
Dari menyentuh engkau membaca,dari menghayati engkau paham,untuk memahami menjadikan engkau mengetahui apa-apa. Pelajaran cukup tidak berkeliling,kalau sekitar saja belum engkau maknai,bagaimana mungkin engkau paham bukan sekitar.
Engkau ingin mengetahui..
Dari kesadaran engkau mampu merubah,dari mengetahui engkau mampu menyikapi. Engkau mampu menyaring apabila engkau merasakan sekitarmu,entah sekalipun dari kulit munafik itu ilmu engkau. Tidak ada yang tidak jika engkau mau mengilmui.
Engkau ingin mengetahui..
Sebenarnya bagaimana dan seperti apa tujuan engkau melakukan!? Hanya sekilas,mengherankan engkau berdiri sekilat menduduki lantai. Apakah engkau mengerti hakikatnya!? Atau hanya sekedar memenuhi dan menggugurkan wajibnya engkau!?
Engkau ingin mengetahui..
Hanya sekilas lagi. Bertanya-tanya dihati,apa yang engkau lakukan lagi!? Lantas kemana arah engkau sebenarnya!? Dimana hati dan pikiran engkau menyatu untuk menuju!? Seperti apa engkau melakukan,aarrggghh...itu yang membuat bertanya-tanya.
Engkau ingin mengetahui..
Bukan sempurna,tapi mengerti yang patut. Setiap gerakan yang katanya dijawab,namun sekilas lagi engkau bergerak. Indahkah bila begitu,terhargaikah bila begitu. Baik,tapi ada yang lebih baik lagi begitupun buruk ada yang lebih buruk lagi. Bukan sempurna,tapi mengerti yang tertata.
Engkau ingin mengetahui..
Darimana dimana engkau belajar. Yang sepengetahuanpun bukan sekilas,masih terheran. Itukah engkau berbakti yang terlihat bukan menghayati. Indahkah dengan sumpah engkau,atau bahkan mengecewakan sumpah.
Engkau ingin mengetahui..
Bagaimana engkau berbicara sedangkan engkau belum menata apalagi merasakan. Bagaimana engkau mengemban hati,yang hati engkau saja belum pandai engkau tata. Sesederhana itukah engkau berdiri kemudian berjalan!?
Engkau mengetahui..
Seperti itu engkau. Tanaman subur hijau menghijaui tertawa semilirnya angin,engkau rasakan yang hijau engkau rasakan yang bergerak lembut mengiringi yang hijau. Bagaimana engkau benar-benar paham yang subur menghijau,memegangpun hanya berhadapan angan-angan. Engkau hanya menggenggam angan,bukan merasakan hadap yang benar-benar hadir.
Engkaulah yang harus mengetahui sendirinya engkau,engkaulah yang harus belajar sekitar,yang sekitar yang melebihi yang jauh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar